Headlines News :
Home » » Per Hektar Lahan Di Karo Melejit Hingga Rp 1M

Per Hektar Lahan Di Karo Melejit Hingga Rp 1M

Written By coffeecangkir.com on Selasa, 11 Februari 2014 | 22.51


Rencana relokasi pengungsi korban erupsi bencana erupsi Gungung Sinabung mengakibatkan harga tanah melonjak, hingga Rp 1 miliar pe hektar. Kenaikan harga itu yang menjadi alasan pemerintah daerah setempat kesulitan mencari lahan relokasi.

"Itu (kenaikan harga lahan, red) terungkap saat rapat koordinasi di Pemprovsu kemarin. Para camat mengatakan, kesulitan mereka mengenai pembebasan lahan. Masyarakat mau melepas lahanya jika dihargai Rp 1 miliar per hektar," kata Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Sumatera Utara, Joko Sutari di gedung dewan, Selasa (11/2). 

Namun dia menegaskan bahwa penetapan lahan dan harga belum final. Isu harga itu dilontarkan dan disebutkan menjadi kendala dalam hal pencarian lahan baru untuk pengungsi.

Sebagaimana diketahui, warga dari Desa Sukameriah, Bekerah dan Simacem yang masuk dalam radius berbahaya dengan jarak 3 Km dari kawah Gunung Sinabung. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, penduduk yang harus direlokasi sebanyak 1.255 jiwa (389 KK) dengan rincian Desa Sukameriah (450 jiwa, 137 KK), Bekerah (338 jiwa, 115 KK), dan Simacem (467 jiwa, 137 KK).
Joko memastikan bahwa harga tersebut tidak final. Pihaknya masih fokus mencari kawasan strategis dan aman seluas 15 hektar untuk relokasi warga. Pencarian loksai itu tetap mempertimbangkan jarak desa asal para warga yahg akan direlokasi. Pertimbangan itu, mengingat rencan relokasi ke kawasan Merek ditolak warga, karena terlalu jauh dengan  desa dan perkadangan warga.

Meskipun isu tersiar warga telah memasang target harga, dia menegaskan bahwa pembebasan lahan tetap merujuk pada Undang-undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan. dalam undang-undang disebutkan, harga ganti rugi lahan ditetapkan berdasarkan penghitungan tim aprisial independen. Jika warga menolak harga yang ditetapkan itu, dana ganti rugi yang disiapkan pemerintah dititip ke pengadilan negeri.


Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GenBerita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger