Headlines News :
Home » » Jalan Ringroad Terbengkalai, Diakibatkan Mandeknya Pembebasan Lahan

Jalan Ringroad Terbengkalai, Diakibatkan Mandeknya Pembebasan Lahan

Written By coffeecangkir.com on Selasa, 11 Februari 2014 | 22.57

Jalan lingkar Medan atau yang lebih dikenal dengan jalan arteri ringroad ruas (TR 16) jalan nasional masih terkendala masalah pembebasan lahan yang hingga kini masih terbengkalai.

Pembebasan lahan itu belum juga dapat diatasi baik oleh Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) I, Pemprov Sumut maupun pemerintah Kabupaten Deliserdang. Instansi pemerintah ini saling buang badan.
“Kita diundang untuk menyelesaikan TR 16 dan TR 17 (ring road) yang sudah terprogramkan sejak 11 tahun yang lalu, hingga kini belum bisa dibebaskan lahannya. Padahal hanya tinggal 4 km saja di TR 16,” ungkap Fathurrahman Kepala Bidang Perencanaan Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) I saat menghadiri rapat di DPRD Sumut, Selasa (11/2).

Ruas jalan TR 16 yang dimaksud Fathurrahman adalah  Jalan Asrama Pondok Kelapa, Jalan Kapten Sumarsono, Jalan Helvetia-Jembatan Sei Deli, Jalan Pertempuran Fly Over Brayan Medan, namun sepanjang 4 km lahannya masih belum dibebaskan lahannya.

Ruas jalan TR 16 ini akan terhubung sampai ke ruas jalan arteri menuju Kualanamu yang masuk dalam TR 17, panjangnya sekitar 17 km.

“Keinginan kita BBPJN I menyediakan konstruksi sementara pembebasan jalan disediakan oleh pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kalau memang pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota punya keinginan memecahkan lajur lintas dalam kota Medan menuju Kualanamu, nah tolong disiapkan lahannya,” katanya.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GenBerita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger